Sunday, February 26, 2017

Skenario.

Pernah dapat sms bernada undangan bersifat mendadak? Dari nomor yang mengklaim sebagai nomor baru bos, nomor khusus untuk kegiatan tersebut.

Berbentuk surat tugas sebuah kegiatan workshop peningkatan mutu, dengan waktu yang mendadak.

Dengan penekanan setelah workshop akan mendapat uang saku sekian juta.

Menarik.

Harus segera menelepon ke nomor tertentu, untuk konfirmasi kesediaan.

... dan harus membayar sejumlah uang untuk blablabla.

Sms palsu? Kemungkinan besar iya.

Selama nomor itu tak terdaftar di kontak, aman untuk mengabaikan.

Konfirmasi? Tentu saja harus. Perlu diperhitungkan bahwa kemungkinan besar bos kita juga sedang ditipu, bahwa memang ada acara tersebut.

Dilaporkan? Ke kantor? Biasanya sms tersebut di hari jumat sore, dengan kegiatan di hari sabtu minggu, kantor tutup. Memang disetting sedemikian rupa. Sehingga jika kita ingin konfirmasi, kita harus menghubungi melalui telepon.

Jika memang penipu sudah ahli, maka ada kemungkinan besar juga bahwa ada orang dalam yang dilibatkan yang bertugas untuk mengkonfirmasi bahwa kegiatan itu benar adanya. Juga membisiki kolega yang tidak tahu apa-apa, membisiki bahwa ada kegiatan blablabla besok hari sabtu-minggu. Dia 'sedang mempersiapkan' kegiatan itu beserta 'panitia'.

Orang dalam yang terlibat juga memiliki tugas lain, sebagai pilihan 'fail safe', memperingatkan penipu agar segera menyelamatkan diri karena banyak yang curiga.

Atau, ..., halah,... pokoknya abaikan saja...