Wednesday, June 1, 2016

Original.

 

Apa guna aplikasi pesan? 

Untuk ngirim pesan tentu saja? 

Pesan apa? 

Tergantung.

Bagaimana biar bisa ngirim ke banyak orang sekaligus?

Beberapa aplikasi memiliki fitur broadcast.

Beberapa aplikasi juga memiliki fitur grup. Apa yang di tulis seseorang di grup itu dapat dibaca oleh semua anggota grup.

Tulisan apa?

Tergantung

Beberapa anggota sebuah grup memilih diam, tak aktif, hanya baca.

Kenapa tidak keluar saja? Karena grup itu adalah grup yang "kadang-kadang" berisi info penting.

Kadang-kadang?

Seringnya berisi obrolan satu atau dua orang. Yang mendominasi percakapan. Kadang sifat di dunia nyata sehari-hari bisa tercermin di grup. Sang pemborong percakapan.

Ada anggota yang suka sharing foto "telanjang". Patut dipikirkan, seberapa banyak koleksi foto telanjang di gadget-nya, :)

Ada anggota yang suka sharing apapun. Dari tulisan motivasi, cerita sedih, lucu, bahkan berita hoax. Yang ini agak bahaya, jika tak sadar bahwa berita itu "palsu". 

Anggota semacam ini juga berkontribusi terhadap kecepatan penyebaran berita palsu di berbagai aplikasi messaging.

Pernah mengalami mendapat sebuah cerita lucu di sebuah grup, dan selang beberapa detik kemudian di grup satunya cerita itu muncul? Secepat itu pula berita hoax menyebar. 

Bisa digunakan untuk kendaraan politik

Hati-hati

Tanpa muatan politik pun, asal sharing bisa sangat mengganggu.

Tentu saja tulisan ini hanya tulisan satu sisi. Tak akan mempan. Yang terganggu dengan sampah sharing akan setuju. Yang suka sharing tanpa berpikir (ngejar popularitas, tidak punya posting original buatan sendiri, cari pengakuan, ingin dipuji atau dikasih jempol dari hasil susah payah orang lain, ) , tentu saja tak setuju, :)

Selalu begitu pada akhirnya.

:)

#Naya
#edisiError