Wednesday, February 3, 2016

Teror Hitam

 Pagi ini sebelum ngampus seperti biasa teriak-teriak di loteng dulu. Namun kali ini lain, jika biasanya langsung nggebuki drum sekitar sejam atau dua jam, kali ini tanganku meraih tuts piano. Nyalakan, pilih stereo grand piano, kaki meraih sustain secara otomatis.

 Kumainkan  Terlalu Lama Sendiri dari Kunto Aji.

 Eh, tunggu

 ada yang aneh.

 Aku bisa memainkannya dengan lancar.

 Padahal pake nada aslinya, nada dasar A. Tangga nada dengan tiga tuts hitam di piano.

 Wow, ulang lagi ah.

 Dan benar saja, jari-jari ini dengan santai menekan AMaj7, kunci dengan dua tuts hitam. Juga DMaj7 (atau F#m/D bagi yang tak terbiasa dengan nama serem).

 Hm, sejak kapan aku bisa main kayak gini? Biasanya selalu terintimidasi dengan tuts-tuts hitam.

 Biasanya paling ekstrim (selain yang normal C), aku hanya main piano dengan nada dasar G, F. Paling mentok ya D.

 Mungkin "Practice make Perfect" ada benarnya. (gak juga, aku jarang berlatih :D )