Tuesday, January 5, 2016

Senjata paling ampuh menghadapi tukang debat adalah diam.


 Lihat, jika kita berusaha mengimbangi atau mematahkan argumen dia, kemungkinan besar akan kalah.

 Ada kemungkinan kecil kita bisa mengalahkan dia dalam debat, tetapi apakah sepadan dengan waktu yang habis dan tenaga yang terkuras? Mungkin tidak.

 Hal yang paling hemat energi dalam situasi debat yang menurut kita gak begitu penting adalah diam. 

 Pendebat akan capek sendiri. 

 Bagaimana jika pendebat ngotot minta kita njawab pertanyaan-pertanyaan pancingan dia? Pertanyaan-pertanyaan yang jika dijawab akan membuka pintu debat lebar-lebar

 Dalam situasi ini kita perlu, menambahkan energi sedikit untuk berpikir, sebenarnya apa maunya dia? Dia suka jawaban apa? Dia setuju tentang apa?

 Nah, jika menemukan jawaban, jawab pertanyaan-pertanyaan pancingan/jebakan dengan jawaban yang tidak mungkin didebat. Jawaban-jawaban yang menunjukkan bahwa kita setuju sepenuhnya dengan dia (walaupun kenyataannya lain).

 Nah, dengan jawaban semacam itu, kemungkinan besar kita akan segera lepas dari dia. Apalagi yang akan didebat jika kita sepenuhnya setuju dengan dia? Yup, jangan beri bahan bakar dan amunisi untuk bahan debat dia.

 Tentu saja semua saran di post ini bisa dibalik jika kita ingin efek sebaliknya (misal ketika tiba-tiba kita ingin berdebat habis-habisan dengan seseorang).

 Selamat mencoba, :)
 #edisiError