Monday, June 8, 2015

Fakta (Soliloquy)

Susah dicari,
banyak bukti di dua sisi,
di era informasi, justru sulit cari informasi.

Kita akan sulit memastikan bahwa, misal, sebuah makanan itu berbahaya tuk kesehatan. Kita akan mendapatkan makanan tersebut baik tuk kesehatan di sebuah situs, namun ketika lihat laman lain, kita akan melihat bahwa makanan tersebut harus dihindari. Itu dalam satu kajian, dari sisi kesehatan. Lebih seru lagi jika dilihat dari sisi religius misalnya. Akan ada perang kitab di forum tentang boleh tidaknya dimakan. Lha treus kesimpulannya apa? Sehatkah? Bolehkah dimakan?



Jika beruntung, kita akan dapat informasi yang kita perlukan. Jika sial, maka akan ada dua informasi yang saling bertolak belakang dan sama kuat.

Tentu saja jika menyangkut informasi politik akan lebih parah lagi. Berita asli dan palsu biasanya sama kuat dan sangat-sangat banyak, terlalu banyak.

Fitur “sharing” dan “tag” juga merupakan fitur yang menyebalkan, setidaknya bagi saya. Beberapa maniak biasaya membaca berita, semacam berita "fakta sejarah yang diputarbalikkan” atau “kopi itu tidak pahit” dan dengan seenaknya menge-share. OK, sejauh ini tidak masalah. Yang jadi masalah adalah jika dia selain berbagi juga menge-“tag” saya. Timeline saya jadi penuh dengan berita-berita atau artikel-artikel penting (menurut mereka) namun tak berguna bagi saya.

Share, ok, namun hati-hati saat menge-“tag”.

Jika share ibarat orang ngomong sendiri atau baca berita. Tag seperti memaksa orang tuk ngobrol atau membaca berita.

Pernahkah melihat sebuah profile seseorang dengan posting penuh dari share dan tag produk jualan? Yup. Apakah yakin bahwa profil itu aktif? No. Profil yang aktif biasanya bersih dari postingan berupa produk komersial. Artinya jika kita punya produk tuk dijual secara online, jangan tag produk kita ke akun teman kita, setidaknya jangan-sering-sering. Mereka tak akan suka. Mereka akan menghapus tag kita. Hanya di profil mati tag kita tak akan terhapus, dan juga tak ada yang baca.

Share bisa berarti menunggu, karena tak semua siap dijemput.