Thursday, October 3, 2013

Tutup Radiator dan Reservoir

Barang kecil dan murah namun jika rusak dan tidak segera diganti akan jadi mahal, karena harus ganti radiator atau malah ganti mesin.

Hal yang terjadi jika tutup radiator rusak:
-radiator tidak dapat mempertahankan tekanan di dalam radiator; seharusnya lebih tinggi dari udara luar. Tekanan yang lebih tinggi menyebabkan titik didih coolant/air radiator juga tinggi sehingga pertukaran panas lebih efektif. Kalo fungsi ini gagal, air radiator akan mendidih di suhu 100 atau di bawahnya; pertukaran panas tidak efektif. 

Karena mendidih (dan tentu saja menguap), maka air radiator akan cepat habis

Hal lain yang terjadi jika tutup radiator rusak, air radiator akan keluar menuju reservoir saat panas (hal yang normal, karena air volumenya bertambah saat panas) namun tidak mau kembali ke radiator saat dingin karena tidak diijinkan oleh klep di tutup radiator; air radiator akan berkurang (dan air di reservoir akan bertambah banyak bahkan sampai tumpah). Normalnya air di reservoir akan kembali ke radiator setelah mesin dingin, sehingga volume air di dalam radiator tetap.

Hal lain yang kadang lolos dari perhatian adalah selang di tutup reservoir yang masuk ke dalam reservoir. Jika selang ini longgar, maka udara akan ikut masuk saat radiator menyedot air kembali ke radiator sehingga jika dicek, air radiator akan berkurang meskipun air di reservoir masih ada (bahkan sampai tumpah)